Skip to main content

Metode Penyelesaian Limit

A. Limit fungsi f(x) untuk x menuju nilai tertentu (x→a,a∈R) 

1. Substitusi langsung pada fungsinya 

Misalkan ingin diketahui hasil limit f(x) saat x mendekati c. Jika f(c) tidak tak terdefinisi atau tidak tak tentu atau tidak tak hingga, maka umumnya nilai limit f(x) saat x mendekati c adalah f(c). Cara ini diperoleh dengan memanfaatkan kekontinyuan fungsi di titik c.
Contoh
a)
penyelesaian limit substitusi langsung

b)

penyelesaian limit akar



Jika fungsi tidak kontinyu di c maka cara ini tidak bisa digunakan.
Contoh
a)
fungsi tidak kontinyu


tidak bisa substitusi langsung karena untuk x=1 fungsi memuat bentuk tak tentu 0/0.

b) Diberikan

fungsi tidak kontinyu


Tentukan


Jawab:
Dari fungsi jelas f(4)=0 tetapi
. Jadi tidak berlaku
walaupun f(4) ada yaitu 0 ini tidak bisa memakai cara substitusi langsung.

2. Menyederhanakan bentuk rasional 

Cara ini diperoleh dengan membagi faktor yang sama pada pembilang dan penyebut.

Contoh
a)
Menyederhanakan limit bentuk rasional

b)
Menyederhanakan limit bentuk rasional

3.  Modifikasi bentuk k/0 dengan k ≠ 0. 


Contoh
Modifikasi bentuk k/0 dengan k ≠ 0

Bentuk ini memuat 2/0 dan 1/0 yaitu
Modifikasi bentuk k/0 dengan k ≠ 0

meskipun begitu limitnya ada yaitu

Modifikasi bentuk k/0 dengan k ≠ 0

4 Aturan L’Houpital untuk bentuk 0/0 

 Contoh
a)
Aturan L’Houpital untuk bentuk 0/0

Memuat bentuk 0/0 karena untuk x=4 karena
Aturan L’Houpital untuk bentuk 0/0

Dengan menggunakan aturan L’Houpital, pembilang dan penyebut diturunkan terhadap x (lihat turunan)

Aturan L’Houpital untuk bentuk 0/0


b)
Aturan L’Houpital untuk bentuk 0/0

Memuat bentuk 0/0 untuk x=4 hanya pada suku
Aturan L’Houpital untuk bentuk 0/0

Gunakan aturan L’Houpital pada suku itu saja tidak perlu diterapkan pada yang lainnya.

Gunakan aturan L’Houpital pada suku itu saja

B. Limit fungsi f(x) untuk x menuju tak hingga 

1. Limit fungsi yang memuat bentuk ∞-∞ 

Untuk menyelesaikan limit yang memuat bentuk ∞-∞ dapat diselesaikan dengan mengalikan fungsi dengan fungsi pecahan dimana pembilang dan penyebutnya adalah sekawan (conjugate) fungsi tersebut.
Contoh
a)

Limit fungsi yang memuat bentuk ∞-∞

b)
Limit fungsi yang memuat bentuk ∞-∞

2. Limit fungsi yang memuat bentuk ∞/∞ 

Untuk menentukan Limit fungsi yang memuat bentuk ∞/∞, bagi pembilang dan penyebut oleh pangkat tertinggi penyebut. Perlu diperhatikan polinomial yang memuat bentuk ∞/∞ ada tiga macam yaitu:
- Pangkat tertinggi variabel pembilang lebih tinggi dari pangkat tertinggi variabel penyebut, maka limitnya tak hingga.
Contoh
limitnya tak terhingga.

- Pangkat tertinggi variabel pembilang lebih rendah dari pangkat tertinggi variabel penyebut, maka limitnya 0.
Contoh
limitnya 0

- Pangkat tertinggi variabel pembilang sama dengan pangkat tertinggi variabel penyebut, maka limitnya adalah hasil bagi koefisien variabel tertinggi pembilang dengan koefisien variabel tertinggi penyebut.
Contoh
limitnya adalah hasil bagi koefisien variabel tertinggi pembilang dengan koefisien variabel tertinggi penyebut.


Comments

Popular posts from this blog

Contoh Soal integral parsial kuliah

  Jika $u$ dan $v$ adalah fungsi $x$ yang dapat dideferensiasi, maka Untuk dapat menggunakan rumus integral parsial (sebagian), integral yang diberikan harus dipisahkan menjadi dua bagian, satu bagian adalah $u$ dan bagian lainnya yang memuat $dx$ adalah $dv$. Aturan umum integral parsial adalah sbb: a) Bagian yang dipilih sebagai $dv$ harus dapat segera diintegralkan. b) $∫vdu$  harus lebih mudah dari $∫udv$ Contoh-1 . cari $\int{x^{3}e^{x^{2}}}dx$ Ambil $u=x^2$-->$du=2xdx$,  dan $dv=xe^{x^{2}}dx$-->$v=\int{xe^{x^{2}}}dx=\frac{1}{2}e^{x^{2}}$ dengan aturan  integral parsial   maka   Cara lain   Contoh-2 . cari $\int_{0}^{5}{x\ln(x+4)}dx$ Ambil $u=\ln(x+4)$-->$du=\frac{dx}{x+4}$,  dan $dv=xdx$-->$v=\int{xdx=\frac{1}{2}x^2}$ dengan aturan  integral parsial maka Integral tentu yang ditanyakan adalah: Rumus-rumus Reduksi  Integral Parsial Langkah-langkah yang rumit dalam penyelesaian integral parsial dapat dikurang...

Turunan Fungsi Implisit

Suatu persamaan $f(x,y)=0$ pada jangkauan terbatas dari variabel-variabel tertentu dikatakan mendefinisikan $y$ sebagai fungsi $x$ secara implisit.    Contoh 1:  a) Persamaan $xy+x-y-2=0$, dengan $x≠1$ mendefinisikan fungsi $y=\frac{(2-x)}{(x-1)}$.  b) Persamaan $x^{2}+y^{2}-16=0$, mendefinisikan fungsi $y=\sqrt{16-x^{2}}$  jika $|x|≤4$ dan $y≥0$, dan fungsi  $y=-\sqrt{16-x^{2}}$  jika $|x|≤4$ dan $y≤0$. Perhatikan, lingkarannya harus dianggap terdiri dari dua busur yang bertemu di $(-4,0)$ dan $(4,0)$.   Untuk mendapatkan turunan fungsi implisit caranya turunkan kedua ruas terhadap $x$.    Contoh 2 . Cari $y’$ dan $y’’$ pada contoh 1.a. Berapa $y’$ di $x=2$ dan $y’’$ di $x=3$?  Solusi:  Mencari $y’$ Mencari $y’’$   Contoh 3 .  Cari $y’$ dan $y’’$ pada contoh 1.b. Berapa $y’$ di $x=3$ dan $y’’$ di $x=3$?  Iklan. semoga Anda tertarik Solusi:  Mencari $y’$    Mencari $y’...

Turunan Fungsi Aljabar

Fungsi aljabar adalah fungsi yang paling sering ditemui dalam permasalahan matematika yang meliputi fungsi rasional, linear, kuadrat, kubik dan seterusnya. Suatu fungsi aljabar (bidang) adalah fungsi yang persamaannya dapat ditulis sebagai Dengan $u_{n}(x)$ adalah suatu polinomial dalam $x$. Contoh. fungsi kuadrat $y = x^{2} – 10x+25$. Dari fungsi ini maka didapat $n=2, a=0, b=0, c=1, d=-1, e=10, f=-25$, dan $u_{3}(x)=u_{4}(x)=…=u_{n}(x)=0$. Turunan fungsi aljabar  dapat diperoleh dengan menerapkan definisi turunan fungsi pada fungsi-fungsi aljabar. Suatu fungsi aljabar (begitu juga fungsi transenden misalnya fungsi trigonometri) dapat diturunkan di $x = a $ jika fungsi itu mempunyai turunan di titik tersebut. Suatu fungsi aljabar dapat diturunkan pada suatu selang  jika fungsi itu mempunyai turunan di setiap titik pada selang tersebut. 1. Turunan fungsi konstan Misalkan $y =f(x) = c$, dengan $c$ sebuah konstanta sembarang maka Bukti Contoh 2...